Dalam perjalanannya, ST1 milik Sceye menempuh jarak hampir 30.000 km dan kembali memasuki wilayah daratan Amerika Serikat pada 4 September 2026. Pada 5 September 2026, ST1 tiba di wilayah udara sekitar kantor pusat Sceye di Moriarty, New Mexico. Sceye kemudian melakukan serangkaian pengujian tambahan pada wahana tersebut sebelum mengakhiri penerbangan dan menurunkannya sesuai rencana.
"Penerbangan ST1 kami bukan hanya sebuah terobosan, tetapi juga mencatat sejarah. Bahkan, itu pun belum cukup untuk menggambarkan pencapaian ini," ujar Mikkel Vestergaard Frandsen, Pendiri dan CEO Sceye. "Misi ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi, sistem wahana, muatan, dan infrastruktur operasional kami siap mendukung layanan konektivitas, tetapi juga menunjukkan bahwa stratosfer akan menjadi fondasi bagi infrastruktur nonterestrial di masa depan. Stratosfer akan menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan yang selalu terhubung, termasuk membuka jalan menuju era 6G yang selama ini dinantikan. Jika dipadukan dan dimanfaatkan sesuai keunggulannya masing-masing, infrastruktur di darat, stratosfer, dan antariksa akan membawa umat manusia menuju masa depan yang berbeda."
Dilaksanakan melalui kemitraan dengan SoftBank Corp. (TOKYO: 9434, "SoftBank"), salah satu operator telekomunikasi dan teknologi informasi terkemuka di Jepang dan dunia, ST1 merupakan penerbangan perdana Sceye ke Asia sekaligus menjadi tonggak bersejarah menuju penerapan komersial HAPS sebagai infrastruktur stratosfer. ST1 membawa SceyeCELL, sebuah "menara seluler di langit" yang merupakan terobosan baru, yang dirancang untuk menyediakan broadband seluler area luas langsung ke perangkat standar dari stratosfer. Jika diterapkan dalam skala penuh, satu HAPS Sceye dirancang untuk mencakup wilayah yang setara dengan cakupan sekitar 500 menara terestrial.
Stratosfer merupakan titik strategis yang ideal: Stratosfer cukup dekat dengan Bumi untuk menyediakan konektivitas dan kemampuan observasi berkapasitas tinggi, tetapi berada pada ketinggian yang memungkinkan jangkauan area yang luas. Yang terpenting, stratosfer menawarkan kondisi layaknya luar angkasa tanpa biaya yang mahal untuk beroperasi di luar angkasa maupun berbagai keterbatasan yang ditimbulkan oleh orbit. HAPS milik Sceye mempertahankan ketinggian dan cakupan wilayah operasinya di stratosfer dari siang hingga malam, layaknya satelit geostasioner, tetapi berada 1.800 kali lebih dekat ke Bumi dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Misi ST1 Sceye berhasil:
- Menempuh jarak hampir 30.000 km dari New Mexico ke Jepang dan kembali ke New Mexico dalam perjalanan selama satu bulan
- Beroperasi di wilayah udara yang dikelola Jepang selama lebih dari 7 hari
- Tetap berada di sekitar lokasi target di pesisir Jepang dalam waktu yang lama, dengan radius penjagaan posisi hingga hanya 5 km
- Beroperasi pada ketinggian 16,5 hingga 17 km sambil menjalankan telekomunikasi, komunikasi dengan drone, dan komunikasi darurat
- Mendemonstrasikan konektivitas broadband seluler dari stratosfer, termasuk untuk mengirim pesan teks, melakukan panggilan suara, mengakses internet, dan streaming video
- Menguji panggilan darurat menggunakan sistem pesan peringatan yang dirancang untuk bencana berskala besar, serta komunikasi dengan drone
- Memastikan kinerja komunikasi yang setara dengan jaringan terestrial sekaligus mengurangi interferensi radio dengan stasiun pangkalan di darat.
- Melalui server yang terpasang pada HAPS, Sceye dan SoftBank memproses data langsung di platform tersebut, dengan waktu respons pemrosesan pulang-pergi rata-rata 68 milidetik, sehingga mengurangi latensi komunikasi lebih dari 40% dibandingkan dengan pemrosesan berbasis cloud melalui internet. Ini merupakan uji coba pertama di dunia yang berhasil memasang jaringan inti seluler dan server web untuk pemrosesan pada HAPS, sehingga pemrosesan respons dapat dilakukan sepenuhnya di dalam HAPS dan hasilnya diteruskan kembali ke ponsel pintar.
ST1 merupakan penerbangan pertama yang dilaksanakan dalam rangkaian Program Service Test Sceye.
Tentang Sceye
Didirikan pada 2014, Sceye (dibaca "sky") adalah perusahaan kedirgantaraan yang berfokus mengembangkan infrastruktur stratosfer untuk menghubungkan masyarakat dan melindungi planet ini. Sceye merupakan pemimpin dalam industri High-Altitude Platform Systems (HAPS), dengan fokus pada konektivitas universal, pemantauan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan pencegahan bencana.
Hubungi: [email protected]
SOURCE Sceye
Bagikan artikel ini