Xinhua Silk Road: Shaangu Group asal Tiongkok Jadi Pusat Perhatian di Hannover Messe 2025
India - Hindi
Deutschland - Deutsch
Россия - Pусский
APAC - English
USA - English
APAC - English
Middle East - Arabic
USA - Turkish
Japan - Japanese
USA - Pусский
USA - Français
USA - Polski
USA - Italiano
USA - español
USA - čeština
Portugal - Português
APAC - Traditional Chinese
USA - Deutsch
BRAZIL - Portuguese
MEXICO - Spanish
Middle East - Arabic
USA - English
USA - English
USA - slovenčina
USA - English
APAC - English
USA - Pусский
USA - Italiano
USA - Deutsch
USA - Polski
USA - Français
USA - español
MEXICO - Spanish
BRAZIL - Portuguese
USA - Nederlands
USA - slovenčina
Middle East - Arabic
USA - čeština
BEIJING, 9 April 2025 /PRNewswire/ -- Hannover Messe 2025, pameran dagang terbesar di Jerman, mengulas sejumlah topik hangat, seperti kecerdasan buatan (AI), energi hijau dan transformasi digital, serta melibatkan lebih dari 3.800 ekshibitor dari sekitar 60 negara dan wilayah.
Perusahaan asal Tiongkok mencatat partisipasi terbanyak dengan jumlah sekitar 1.000 ekshibitor. Dengan demikian, Tiongkok menjadi negara asal ekshibitor tertinggi setelah tuan rumah Jerman, menurut pihak penyelenggara.
Stan pameran Shaanxi Blower (Group) Co., Ltd. (Shaangu Group) dipadati banyak pengunjung. Shaangu Group telah berkembang dari produsen peralatan menjadi penyedia solusi dan layanan sistem dengan memadukan keahlian manufaktur, servis, dan operasional.
"Ketika mencari peralatan berukuran dan berdaya besar, klien kami lebih mengutamakan kinerja dan efisiensi sistem," ujar Fan Xiaolong, Head, Shaangu Europe R&D, anak usaha Shaangu Group di Jerman. Dalam konteks ini, menurut Fan, Shaangu Group menawarkan solusi terpadu, mulai dari produksi peralatan, turnkey engineering, layanan perindustrian, teknologi pintar hingga pengelolaan energi, alih-alih hanya menawarkan peralatan.
Shaangu Group kini memiliki 28 perusahaan di luar negeri dan unit usaha yang menyediakan servis di sejumlah negara, termasuk Jerman, Republik Ceko, India, dan Indonesia sehingga membentuk sistem global yang memadukan peralatan, servis, dan operasional.
Shaangu Group juga telah mengakuisisi EKOL, produsen turbin terkemuka di Republik Ceko, untuk menjalankan aktivitas litbang di pasar lokal demi memenuhi permintaan industri. Sementara, Shaangu Group telah membangun proyek pemisahan udara terbesar di Indonesia.
"Globalisasi tak hanya melibatkan proses menyalin-meniru, namun juga merombak dan membangun kapabilitas," ujar Fan. Menurutnya, Shaangu Group berupaya menjalankan aktivitas operasional di pasar lokal di setiap wilayah agar cepat memenuhi kebutuhan klien.
Perkembangan Shaangu Group menjadi salah satu contoh kecil dari kiprah perusahaan Tiongkok yang terintegrasi dengan jaringan inovasi perindustrian global melalui cara-cara yang lebih mapan dan sistematis, mulai dari sistem energi, manufaktur fleksibel hingga sistem robotik dan pencetakan obat-obatan.
Dalam sebuah wawancara di Hannover Messe 2025, Stefan Hartung, Chairman of the board of Management, Robert Bosch GmbH, turut mengulas kiprah Tiongkok sebagai pemimpin transisi hijau dan manufaktur pintar, serta menggarisbawahi peran penting Tiongkok dalam membangun masa depan perindustrian dunia.
Tautan: https://en.imsilkroad.com/p/345106.html
SOURCE Xinhua Silk Road
Bagikan artikel ini