Bangkok Menarik Regulator, Raksasa Stablecoin, dan K-Pop ke Southeast Asia Blockchain Week
BANGKOK, 15 Mei 2026 /PRNewswire/ -- Pejabat tinggi dari Thailand dan Indonesia akan berkumpul bersama tokoh senior dari SCBX, Bitkub, Circle, Tether, dan Ascend Bit, perusahaan blockchain milik CP Group Thailand, dalam ajang Southeast Asia Blockchain Week 2026 (SEABW 2026) yang akan digelar pada 20–21 Mei di ICONSIAM Hall, Bangkok. Diselenggarakan oleh Hashed dan ShardLab, perusahaan inovasi dan riset Web3 milik Hashed dan SCBX, acara ini hadir di tengah posisi Asia Tenggara yang semakin menjadi pusat fase berikutnya dari adopsi Web3 global.
Seiring Asia Tenggara muncul sebagai salah satu pasar aset digital yang paling diperhatikan di dunia, SEABW 2026 menjadikan Bangkok sebagai titik temu bagi para pemimpin sektor publik dan swasta yang membentuk bagaimana adopsi teknologi ini diwujudkan dalam praktik.
Agenda kebijakan menjadi inti program acara. Dari Thailand, delegasi dari Securities and Exchange Commission (SEC) dan Thailand Digital Asset Association (TDA) akan menjelaskan bagaimana negara tuan rumah mendekati inovasi digital, reformasi regulasi, dan pengembangan ekosistem jangka panjang. Dari Indonesia, Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kreatif di Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (EKRAF), akan membawa perspektif dari negara yang ekonomi digitalnya semakin berpengaruh di kawasan. Hasilnya adalah pertemuan lintas sektor yang langka mengenai bagaimana pasar terbesar Asia Tenggara memandang Web3, sebuah diskusi yang kini dibentuk oleh pemerintah, regulator, industri, dan politik.
Industri Thailand akan diwakili oleh Kaweewut Temphuwapat, Chief Innovation Officer SCBX sekaligus Chief Executive Officer SCB 10X, dan Atthakrit Chimplapibul, salah satu pendiri Bitkub. Mereka akan bergabung dengan Apinand Dabpetch, Group Head of Wallet and Growth di True Money sekaligus Managing Director Ascend Bit, unit blockchain milik Ascend Group, anak perusahaan CP Group yang mengoperasikan True Money.
Ketiganya mewakili grup finansial mapan yang mendorong inovasi berskala besar, bursa aset digital lokal yang membantu membawa kelas aset ini ke arus utama Thailand, serta perusahaan blockchain dari salah satu platform fintech konsumen terbesar di negara tersebut. Kehadiran mereka memperkuat posisi SEABW 2026 dalam infrastruktur keuangan Thailand yang terus berkembang dan peran negara tersebut yang semakin besar dalam ekonomi aset digital kawasan.
Kehadiran lokal ini dilengkapi dengan daftar pembicara regional dan global yang sejalan dengan tema utama tahun ini. David Katz dari Circle akan membahas pandangan kebijakan dan strategi aset digital yang teregulasi serta USDC di Asia Pasifik. Pimpinan regional Tether, Ploy Boonyavee dan Eddy Christian Ng, akan membahas peran stablecoin yang semakin berkembang dalam pembayaran, akses pasar, dan penyelesaian transaksi lintas negara di Asia Tenggara.
Turut bergabung pula StraitsX, Ripple, BitGo, Anchorage Digital, Canton, Avalanche, Solana Foundation, Xapo Bank, Token X, dan AWS yang akan membahas AI, infrastruktur pembayaran, kustodi institusional, tokenisasi, dan implementasi dunia nyata. Program gabungan ini menunjukkan arah pasar menuju kasus penggunaan yang lebih praktis, partisipasi institusional yang lebih kuat, dan integrasi yang lebih dalam antara keuangan on-chain dan sistem keuangan yang lebih luas.
Di luar panggung utama, roundtable yang dikurasi secara khusus akan membuka ruang diskusi lebih mendalam mengenai tantangan dan peluang adopsi yang spesifik bagi kawasan, memberikan nuansa yang lebih strategis dan berorientasi implementasi.
Acara ini juga tampil berbeda dari format konferensi pada umumnya dengan penampilan grup K-pop tripleS. Dikelola oleh Modhaus, tripleS dibangun di atas sistem tata kelola penggemar berbasis on-chain di mana pemegang NFT dapat memberikan suara terhadap keputusan grup. Hal ini menunjukkan bagaimana budaya digital, fandom, dan hiburan semakin menyatu dengan teknologi di Asia.
"Asia Tenggara berada pada titik penting dalam keuangan digital, dan Bangkok adalah tempat percakapan itu berlangsung. SEABW 2026 mencerminkan keyakinan kami bahwa babak berikutnya teknologi finansial akan dibangun di atas kolaborasi terbuka antara regulator, inovator, dan institusi di seluruh kawasan — dan SCBX bangga berada di pusatnya," ujar Kaweewut Temphuwapat, Chief Innovation Officer SCBX & Chief Executive Officer SCB 10X.
"Bangkok adalah tempat berlangsungnya percakapan penting mengenai masa depan aset digital Asia Tenggara tahun ini, di mana kejelasan regulasi bertemu dengan momentum institusional dengan cara yang hanya sedikit pasar lain mampu menandinginya. SEABW 2026 dibangun di persimpangan itu, serta mengenai apa yang akan terjadi berikutnya ketika aset digital dan AI menyatu menjadi ekonomi agentic. Tugas kami adalah membawa regulator, institusi, dan builder ke dalam satu ruangan agar fase adopsi berikutnya di kawasan ini dibentuk melalui dialog, bukan secara terpisah," kata Hojin Kim, CEO ShardLab.
Dukungan sponsor mencakup seluruh ekosistem. Dukungan lokal berasal dari SCBX, SCB 10X, dan InnovestX, bersama bursa Thailand Bitkub dan Bitazza Thailand serta platform tokenisasi Token X. Dukungan regional dan global mencakup Tether, Solana Foundation, dan Xapo Bank, sementara AWS, SOOHO.IO, AriqoX, Tiger Research, dan StayGold memperluas program ke bidang infrastruktur, keamanan, dan riset.
Secara keseluruhan, para mitra ini mencakup pembayaran, tokenisasi, bursa, kustodi, dan adopsi institusional, menjadikan SEABW 2026 sebagai forum regional yang membentuk agenda keuangan digital, teknologi, dan budaya Asia Tenggara.
Pendaftaran untuk SEABW 2026 kini telah dibuka di https://www.seablockchainweek.org/. Acara akan berlangsung pada 20–21 Mei di ICONSIAM Hall, Bangkok.
SOURCE Southeast Asia Blockchain Week (SEABW)
Bagikan artikel ini