Zeta Network Group Paparkan Fokus Strategis pada Tokenisasi "Real-World Asset" sebagai Bagian dari Strategi "Digital Treasury" di Segmen Investor Institusi
NEW YORK, 5 Februari 2026 /PRNewswire/ -- Zeta Network Group ("Zeta") hari ini memaparkan fokus strategis pada tokenisasi real-world asset (RWA) sebagai potensi untuk memperluas pendekatan digital-asset treasury di segmen investor institusi. Langkah ini mencerminkan penilaian Zeta terhadap perkembangan terkini dalam praktik pengelolaan neraca dan modal perusahaan.
Setelah aset digital semakin banyak diterima oleh perusahaan publik, Zeta menilai, strategi treasury kini berkembang melampaui kepemilikan aset. Strategi tersebut semakin mengarah pada diversifikasi yang lebih besar, efisiensi modal, serta penerapan aset yang selaras dengan tata kelola perusahaan. Dalam konteks ini, tokenisasi RWA dapat menjadi kerangka kerja untuk merepresentasikan instrumen keuangan yang telah dikenal luas dalam sistem on-chain dengan memenuhi standar investor institusi yang berkaitan dengan risiko, kepatuhan regulasi, dan pelaporan.
Pandangan Zeta mengenai tokenisasi RWA mengacu pada aktivitas aset digital yang telah dijalankannya di berbagai rantai nilai. Zeta beroperasi di sektor hulu melalui penambangan Bitcoin dan mengelola posisi digital-asset treasury dalam skala signifikan. Seiring dengan perkembangan strategi treasury, fokus akan bergeser pada perpaduan likuiditas digital dengan instrumen yang lebih stabil untuk mendatangkan imbal hasil. Dalam konteks tersebut, tokenisasi RWA dipandang sebagai area evaluasi strategis yang wajar, bukan sebagai penyimpangan dari aktivitas yang telah berjalan.
"Peran Bitcoin telah terbukti sebagai aset digital yang likuid dan transparan," ujar Patrick Ngan, Chief Investment Officer, Zeta. "Seiring waktu, pengembangan tokenisasi RWA berpotensi melengkapi likuiditas tersebut dengan prediktabilitas yang lebih tinggi, stabilitas imbal hasil, serta pengelolaan jangka waktu dalam kerangka treasury yang disiplin."
Zeta menilai, tokenisasi RWA sebagai perpanjangan dari praktik treasury yang telah maju, bukan pengganti instrumen keuangan konvensional. Dengan menyediakan akses terhadap kelas aset yang telah dikenal luas melalui format digital yang lebih efisien, pendekatan ini berpotensi mendukung daya tahan neraca keuangan sekaligus menjaga standar tata kelola dan pengendalian internal yang diharapkan di pasar publik.
Saat ini, Zeta tengah menilai berbagai kelas aset potensial, model infrastruktur, serta pertimbangan operasional terkait tokenisasi RWA. Setiap inisiatif mendatang akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku, standar akuntansi, serta ekspektasi tata kelola perusahaan publik.
Zeta akan terus memantau perkembangan pasar dan regulasi sejalan dengan penguatan strategi digital-asset treasury di segmen investor institusi sambil berfokus pada disiplin modal, transparansi, dan pengelolaan neraca jangka panjang.
Pernyataan Prospektif (Forward-Looking Statement)
Rilis berita ini memuat pernyataan prospektif yang diatur dalam Pasar 27A Undang-Undang Sekuritas Amerika Serikat (AS) Tahun 1993 dan Pasal 21E Undang-Undang Bursa Efek AS Tahun 1934, serta dirumuskan dalam Undang-Undang Reformasi Litigasi Surat Berharga Amerika Serikat Tahun 1995. Pernyataan tersebut mencerminkan proyeksi Perusahaan mengenai kinerja keuangan dan operasional di masa depan, dan menggunakan istilah seperti "percaya", "memperkirakan", "mengantisipasi", "mengharapkan", "merencanakan", "memproyeksikan", "bermaksud", "potensial", "target", "bertujuan", "memperkirakan", "pandangan", "mencari", "sasaran", "objektif", "mengasumsikan", "mempertimbangkan", "melanjutkan", "diposisikan", "perkiraan", "kemungkinan", "dapat", "mungkin", "akan", "seharusnya", "sekitar", dan istilah lain yang serupa untuk menunjukkan ketidakpastian atas peristiwa atau kinerja di masa depan. Pernyataan prospektif mengacu pada ekspektasi, asumsi, dan proyeksi Perusahaan saat ini, melibatkan pertimbangan tentang kondisi ekonomi pada masa depan, lanskap persaingan usaha, dinamika pasar, serta keputusan bisnis yang sebagian besar sulit diprediksi secara akurat dan berada di luar kendali Perusahaan. Pernyataan tersebut juga mengandung berbagai risiko yang telah diketahui maupun yang belum diketahui, ketidakpastian, serta faktor lain yang dapat menyebabkan kinerja aktual Perusahaan berbeda secara signifikan dari yang tecermin dalam pernyataan prospektif. Faktor-faktor tersebut mencakup, namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi ekonomi, tekanan persaingan usaha, perubahan regulasi, serta risiko lain yang tercantum dalam laporan tahunan dan dokumen lain yang secara berkala diajukan Perusahaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Oleh sebab itu, pembaca sebaiknya tidak terlalu mengandalkan pernyataan prospektif. Selain itu, pernyataan-prospektif hanya berlaku pada tanggal rilis berita ini, dan kecuali diwajibkan oleh hukum, Perusahaan tidak berkewajiban memperbarui atau merevisi pernyataan tersebut secara publik.
Tentang Zeta Network Group
Zeta Network Group (Nasdaq: ZNB) adalah perusahaan infrastruktur digital dan teknologi keuangan yang tercatat di bursa efek Amerika serikat. Zeta menjadi pelopor konvergensi sektor keuangan konvensional dan ekonomi aset digital. Saat ini, Zeta tengah mengembangkan platform keuangan berstandar investor institusi yang berfokus pada Bitcoin. Platform tersebut mengintegrasikan pengelolaan treasury aset digital, agregasi likuiditas Bitcoin, serta aktivitas penambangan Bitcoin yang berkelanjutan--seluruhnya memenuhi regulasi Nasdaq.
Dipimpin tim global yang terdiri atas para pakar keuangan dan teknologi, Zeta mengubah konsep aset keuangan digital untuk investor institusi. Zeta Network memadukan tata kelola dan transparansi berstandar perusahaan publik dengan inovasi dan skalabilitas teknologi blockchain. Lewat langkah ini, Zeta menciptakan jembatan tepercaya antara pasar modal dan keuangan terdesentralisasi.
Informasi selengkapnya: ir.thezetanetwork.com.
Narahubung Media
[email protected]
SOURCE Zeta Network Group
Bagikan artikel ini