AFX Luncurkan Sovereign Layer 1, Hadirkan Eksekusi Optimal bagi On-chain Perp DEX
ROAD TOWN, British Virgin Islands, 19 Mei 2026 /PRNewswire/ -- AFX, jaringan sovereign Layer 1 yang dirancang khusus untuk perdagangan derivatif terdesentralisasi, meluncurkan L1 Mainnet. Lewat langkah ini, AFX menghadirkan eksekusi transaksi yang lebih cepat dan stabil di tengah tantangan kemacetan jaringan blockchain umum. AFX menghadirkan Sovereign Trading Layer, lingkungan finansial khusus yang memadukan transparansi nonkustodian ala Perp DEX dengan kecepatan dan likuiditas mendalam yang selama ini identik dengan platform tersentralisasi kelas institusi.
Pada tahap awal peluncuran, protokol AFX mendukung perdagangan perpetual dengan likuiditas tinggi untuk aset digital maupun aset makro tradisional, termasuk BTC, ETH, emas (XAU), dan minyak mentah (CL). Platform ini juga menawarkan leverage hingga 40 kali untuk meningkatkan efisiensi penggunaan modal sejak pertama kali beroperasi.
Arsitektur AFX berbeda dari platform terdesentralisasi konvensional yang masih bergantung pada jaringan bersama dengan latensi tinggi dan hambatan struktural. Dengan lapisan eksekusi khusus berbasis konsensus DAG dan arsitektur modular ABCI, AFX memisahkan proses eksekusi transaksi dari mekanisme konsensus jaringan. Pendekatan tersebut membantu AFX menghadirkan mempool khusus yang dioptimalkan untuk aliran order berfrekuensi tinggi dan perlindungan terhadap maximal extractable value (MEV) di tingkat protokol. Melalui teknologi tersebut, AFX mampu menghadirkan latensi rata-rata 100 milidetik dengan kapasitas lebih dari 100.000 transaksi per detik.
Mainnet AFX juga memperkenalkan model eksekusi Zero Gas yang menghapus biaya jaringan dalam proses transaksi. Dengan demikian, keberhasilan transaksi lebih ditentukan oleh strategi dan disiplin berbasis data ketimbang biaya gas blockchain.
Bersamaan dengan peluncuran Mainnet, AFX turut memperkenalkan Pro-Trader Suite, mesin perdagangan kelas institusi yang dirancang bagi trader profesional dengan fokus utama pada presisi transaksi. Fitur ini menghadirkan Hyper-Efficiency Margin Engine dengan maintenance margin hanya 1,25%, atau empat kali lebih efisien dibandingkan platform industri lain. Dengan sistem tersebut, keuntungan yang belum direalisasikan (unrealized profits) dapat dipakai trader secara langsung. AFX juga menjadi bursa derivatif terdesentralisasi pertama yang menghadirkan dukungan untuk protokol FIX. Langkah ini mempermudah perusahaan perdagangan kuantitatif Tier-1 yang ingin mengakses likuiditas terdesentralisasi tanpa perlu melakukan penyesuaian kode yang kompleks.
Selain inovasi teknologi, AFX juga mengusung model ekonomi berbasis komunitas. Protokol ini diluncurkan tanpa pendanaan modal ventura, suntikan investasi privat, maupun skema pelepasan token yang dapat merugikan komunitas. AFX menyatakan, seluruh perkembangan jaringan akan ditentukan oleh partisipasi aktif komunitas pengguna. Komitmen tersebut diperkuat melalui model 100% Revenue Pass-through. Artinya, seluruh manfaat ekonomi dialokasikan kembali kepada kontributor ekosistem dan trader. Saat ini, Mainnet AFX telah aktif dan ditujukan bagi pengguna yang menginginkan transparansi Perp DEX dengan presisi dan kinerja jaringan Layer 1 khusus. Pengguna dapat mengakses platform melalui https://app.afx.xyz/trade.
Tentang AFX
AFX merupakan sovereign Layer 1 berkinerja tinggi yang dirancang khusus untuk perdagangan derivatif terdesentralisasi. Dengan memadukan kecepatan eksekusi ala bursa tersentralisasi dan transparansi blockchain, AFX menghadirkan lingkungan Perp DEX kelas profesional dengan finalitas di bawah 100 milidetik, likuiditas institusional, dan efisiensi modal tinggi.
SOURCE AFX
Bagikan artikel ini